Wednesday, January 20, 2010

FUN BIKE GOES GREEN 2010

Assalamualaykum para goweser,
Alhamdulillah kita semua diberi kesehatan oleh Allah SWT dan salah satu cara untuk menjaganya, ya dengan bersepeda. Setelah absen gowes selama dua minggu karena beberapa acara, akhirnya saya bisa bergabung lagi dengan komunitas Serang Cross Country Community a.k.a SXC2.
Hari Sabtu tanggal 16 Januari 2010 kemarin, kami mengikuti funbike di Cilegon yang diselenggarakan dalam rangka pembukaan gerai salah satu merk sepeda di Cilegon yang mengambil tema GOES GREEN 2010. Rute yang ditempuh hanya sekitar 15km, dimulai dari Jalan Lingkar Selatan Km. 1, terus ke PCI, Perumahan Cibeber, Waringinkurung, dan kembali ke titik start.
Halaman parkir KPP Pratama Serang pagi itu sangat basah bekas hujan yang baru reda beberapa menit sebelumnya. Ini pula yang menyebabkan beberapa goweser urung berpartisipasi. Lebih enak memeluk bantal guling kali ya hehe….
Seperti biasa, untuk perjalanan ke luar, kita akan berangkat dengan bantuan truk Polda Banten dan meluncur pukul 06.00. Namun, kabar terakhir pagi itu, truk Polda tidak bisa dipakai. Sebagian goweser berniat gowes saja ke Cilegon. Sebagian lagi akan menyewa truk di Tamansari. Untuk menghemat waktu dan menghindari risiko kehujanan serta polusi di jalan, kami putuskan sepeda kita berangkatkan dengan bantuan truk dan goweser dievakuasi angkot haha….
Di truk -yang bertuliskan The Doctor di bak belakangnya, mungkin supaya bisa ngebut- masuk sekitar 27 sepeda dengan beberapa goweser menemani mereka. Mudah-mudahan saja tidak hujan di jalan.
Goweser yang tidak naik truk, jalan kaki ke arah Royal berusaha menjadi “sewa” angkot. Tentunya dengan seragam dan asesoris bersepeda. Terlihat aneh hehe….
Di angkot, ada 15 goweser yang ditumpuk bagai pindang. Bendahara tidak kebagian duduk. Awas nanti angkotnya tidak dibayar lho. Pak Dudi di depan tergencet Om Imam dan sopir angkot. Tak ada sepatah kata pun. Ternyata Om andri berbakat juga jadi kernet angkot hehe… Tugas intelejen kayaknya. Kata dia sih -dengan logat Cianjurnya- sedang underkaper (basa Sundanya undercover). Di belakang sih, seperti biasa, ribut ketawa-ketiwi. Di perjalanan, banyak goweser lain yang kita susul. Maaf ya, kami duluan.
Tiba di lokasi, acara sudah dimulai dan rombongan goweser sudah menuju PCI. Kami yang termasuk rombongan terakhir langsung bergabung di belakang.
Tidak ada trek yang sulit karena panitia memerhitungkan peserta anak-anak dan komunitas ontel. Jadinya, ya bersepeda dengan sangat santai dan menyenangkan. Saking santainya, ketika melewati jalan sempit berlumpur, peserta sampai harus antri mengambil jalan. Jumlah peserta tampaknya lebih minim dibandingkan funbike sebelumnya yang dilakukan Disbudpar Cilegon bulan Agustus 2009 lalu. Mungkin karena Sabtu kemarin hujan mengguyur Cilegon dan sekitarnya dari malam sampai menjelang pagi. Namun demikian, acara ini tidak berkurang kemeriahannya. Apalagi panitia menjanjikan undian berhadiah bagi peserta dengan hiburan organ tunggal. Jempol patut diacungkan buat panitia. Bravo!
Laporan seksi topografi, yang mudah-mudahan laporannya akan rutin hehe…, jarak yang ditempuh pada funbike ini hanya sekitar 13,3km dengan elevasi maksimum 84,8m dpl pada jarak 7,15km dari titik start.
Sekitar 09.30, sudah sampai garis finish. Beristirahat sejenak, foto-foto, mengharap dapat undian, dan akhirnya ternyata tidak dapat hehe…. Kayaknya cuma Om Imam dan Hendra yang dapat grip setang (apa sih istilah kerennya?).
Di sini, kami rencanakan perjalanan pulang ke Serang akan melalui Paninjoan. Namun, akhirnya di tengah perjalanan, kami batalkan karena jarak yang terlalu jauh. Bisa-bisa pulang sore nantinya.
Sekitar 10.30, setelah lama menunggu beberapa goweser yang belanja dulu ke toko sepeda di Mahkota Mas, kami lanjutkan perjalanan kembali ke Waringinkurung. Peserta berkurang tiga, setelah Don Vito masih tertahan di bengkel dan Om Hepi serta Om Faisal memutuskan melahap menu on-road melalui Jalan Raya Cilegon. Tidak tahu apakah mereka berdua akhirnya kompakan naik angkot hehe… Titi DJ ya…
Perjalanan balik ke Waringinkurung sudah mulai menanjak. Saya sih jadi tim penyapu saja di belakang ditemani Om Dono dan Om Yopi. Anak-anak di desa-desa yang kami lewati masih tetap bersemangat menyapa kami. Pagi Pak…Pagi Om…, Pagi Mang…. . Hah, Kami dipanggil “Mamang”?
Kami menuju Desa Binangun. Menjelang pertigaan Kp. Cibangkong, tempat pitstop langganan kami, ban sepeda Pak Dudi bocor. Mungkin karena terlalu kecil untuk melawan kerasnya jalan bebatuan yang kami lewati. Tambal ban dulu sementara goweser lain ngopi-ngopi di warung sebelah. Sebagian lagi sudah nongkrong di warung Kp. Cibangkong.
Perjalanan selanjutnya akan melewati Kp. Telagaluhur melalui hutan yang kami sebut “alas lali jiwo”. Masih ingat tidak cerita kita menggunakan istilah ini? Kita pernah melalui hutan ini. Setelah jauh berputar-putar, tiba-tiba kita muncul di tempat semula haha…..
Di turunan sangat tajam di sekitar km 25, dari ketinggian maksimal 132,8 m dpl ke sekitar 40m dalam jarak 2 km saja, kami mulai masuk hutan. Ternyata, rombongan depan, Om Dono, Omiyan, Om Holani, dan Pak Ai melewati belokan itu dan bablass sampai ke bawah bukit menikmati bonus turunan. Mereka menunggu di bawah tetapi tidak seorang pun yang datang. Akhirnya terpaksa mereka naik lagi dan berusaha mengejar rombongan utama. Bonusnya dibalikin ya…. Kepala tetap tunduk melihat jalan. Jangan melihat ke atas karena tanjakan akan meruntuhkan mental. Kata Om Dono, sampai betis-betis mereka ke depan. Gimana bentuknya ya? Abstrak. HP menjerit pun tidak mereka angkat saking konsentrasinya meng-gowes memersempit jarak hehe….
Alas lali jiwo sangat licin bekas hujan semalam. Ban-ban sepeda selip. Slippery when wet. Hati-hati jangan sampai jatuh boys. Sambil menunggu Om Yopie yang belum terlihat, saya berhenti, sementara rombongan utama sudah tidak kelihatan juga. Baru sadar, saya sendirian di tengah hutan itu. Yopie….Yopie… koq tidak datang-datang? Setelah dia datang, baru terasa tenang hehe….
Di dua tanjakan terakhir, menjelang pertigaan Ds. Umbul Tengah, ban sepeda Pak Dudi bocor lagi. Aneh bin ajaib, apa yang terjadi dengan ban Folker itu? Mungkin tambalan tadi kurang bagus atau memang karakteristik ban yang tidak cocok dengan jenis trek. Terpaksalah Pak Dudi TTB alias Tuntun Bike sampai ke pertigaan pangkalan ojek Ds. Umbul Tengah, pitstop langganan kita juga. Atau sebenarnya lebih tepat disebut MTB alias Mari Tuntun Bersama karena dia ditemani goweser lain yang berempati. Tetap semangat Bro! Seterusnya, evakuasi angkot ditemani Om Imam. Tapi bocor yang kedua ini ada hikmahnya juga. Rombongan depan jadi lebih lambat, sementara rombongan Om Dono cs yang berusaha menyusul tetap memertahankan kecepatan. Akhirnya, selisih waktu kedatangan tidak terlalu tajam.
Dari sini, rombongan depan sprint sampai ke perempatan Brimob. Sementara, rombongan belakang tetap menjaga konsistensinya. Sampai di Serang sekitar 12.30 dengan jarak tempuh total hanya sekitar 44,7km.
Alhamdulillah
.

14 comments:

mars said...

1st
Kayaknya salah pitstop deh, harusnya di Gudang Batu...ade teteh manis yG jual teh manis..

Anonymous said...

Ada yG ketinggalan memory 1Gb di Gudang Batu tuh....mo diambil ragu2. Soalnya yG dirumah ada 2Gb....siapa hayoo....

yusman said...

kemaren kayaknya pak dudi cukup kuat gowes namun sayang bannya kempes

Anonymous said...

nice Posting ..tapi mana liputan bareng Robeknya ya...??

Anonymous said...

nah lho, pak admin, ada yg nagih postingan kegiatan dgn robek kemaren. mana hayooo?

mars said...

iya neh, kita tunggu dari robek aja kali ya...

fLash said...

Kata Om Dono, pas nyusul rombongan depan, Om Holani curang, habis pas nanjak malah pegangan ke mobil pick-up. Akhirnya, temen2 yg di bawah cuma bisa ngenes aja hahaha.... Rezeki orang emang beda-beda.

Ekowisata Ujungkulon said...

Mang eh oom.. he he.. kapan2 kalo pas musim duren, cobain tuh ke daerah Baduy via Rangkas Bitung > Ciboleger. Jauh sih emang.. tapi durian dan pemandangan alam di desa Kanekes mantap benerrr..

mars said...

Ehm..boleh juga tuh..
Maksih om, ada sih agenda tuk explore kesitu,namun blon ada ygsa pandu kami.

Anonymous said...

yg dari gudang bt ikutan dong lain kali kl lewat ke gd bt mampr ke rt3 rw1 no 101

Anonymous said...

mo ajak rekan2 komunitas sepedaan nih..ada acara funbike di Cikarang dan kerawang...sapa tau mo ikutan...info lanjut hub; ade (021-94857147) ato lihat poster di http://www.bsi.ac.id/?lang=in&id=2667

Anonymous said...

kalau mampir di pertigaan cibangkong jangan lupa dengan LUPIS CIBANGKONG yang khas ...rasanya

SIFA said...

sambil sepedaan ......yang penting jangan lupa mampir ke Si Teteh penjual Lupis Cibangkong

Ihsanul Karim said...

met pagi bapak2-ibu2 sepedaan met datang di tempat ema ihcan di sini... da teh manis , lupis dan .....pokoknya enak ...supaya badan bugar kembali ....biar diwarung reot tapi lupisnya enaaak...

Post a Comment

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons