Thursday, February 04, 2010

Dari Timur ke Barat

Assalamu’alaikum …..

Minggu pagi 31 Januari 2010 diwarnai cuaca mendung gelap, seolah tak bakalan lama lagi bakalan turun hujan gedhe. Wajar jika banyak goweser yang tidak hadir termasuk Pak Ketua yang dari pagi sudah sibuk kirim info ketidakhadirannya ke banyak rekan….haha. Mungkin takut basah badannya karena air hujan wuih….dingin. Lain kalau badan basah karena keringat, karena itu memang yang dicari saat bersepeda.

Berangkat dari rumah pukul 06.30 WIB menuju titik kumpul di KPP Ciceri, disana sudah hadir Pak Yoppie dan Pak Yusman yang sedang di belakang membongkar muatan. Supaya gak keberatan saat sepedaan nanti, ya Pak………..??. Di titik kumpul ini memang sepi. Namun, lantaran sudah dikonfirmasikan sebelumnya bahwa mulai minggu ini titik kumpulnya bergeser ke arah timur, tepatnya di stadion Maulana Yusuf Serang, ya… kita jalani juga.

Tak lama kemudian, masih di KPP Serang, datang rombongan Pak Ai, mBah Darno , Pak Imam, Pak Dudi, dan Pak Agung. Setelah basa-basi sebentar, kemudian kami pun bersama-sama menuju stadion Maulana Yusuf sebagai titik kumpul baru dan pertama kalinya goweser berkumpul di tempat ini. Sampai di stadion ternyata sudah banyak rekan yang menunggu, sehingga total personil kali ini mencapai 17 orang.

Kita coba absen dulu ya….awas jangan sampai ada yang kelewat. Dimulai dari rombongan dari KPP Serang: Pak Ai di barisan depan , mBah Darno yang juga raja nge-track, Pak Yoppie yang kegiatan bersepedanya berbanding lurus dengan perkembangan perutnya, Pak Yusman sudah pasti wessss….karena sudah bongkar muatan dulu, Pak Agung yang tidak bisa menoleh belakang kalau naik sepeda, Pak Dudi spesialis sweeper, Pak Imam, dan saya sendiri ……..tanpa komentar.

Kemudian personil yang sudah on stage di pelataran stadion ada Om Mars, Pak Heppy, Pak Bayu, Om Iyan, Om Dodo Cosmic, Mas Indra si lajang ganteng, Mas Yuyup selamat bergabung lagi, dan 2 orang anggota baru down line-nya Om Iyan. Eh......lagi ngembangin bisnis MLM-nya ya Om….

Meski cuaca kurang mendukung, namun di seputaran pelataran stadion tempat kami kumpul, ternyata banyak warga masyarakat yang tetap antusias melakukan kegiatan olah raga pagi. Kami pun menikmati pemandangan menyenangkan ini yang sangat berbeda suasananya dengan tempat kumpul sebelumnya. Tindakan usil dari kami pun kadang muncul yang sempat membuat seorang pedagang keliling agak tersulut emosinya. Maaf ya Mas ....!!! Melihat semangat warga demikian ini, kami pun tak mau kalah oleh mereka dan menjadi lebih bersemangat tuk gowes sepeda .

Pukul 07.30 WIB, kita mulai melakukan persiapan yang dimulai dengan salam perkenalan dari anggota baru dan penentuan rute tracking. Om Mars-Seksi acara sudah mengaku bingung tentang penentuan rute ini........(sama Om, kita juga bingung mau kemana yaa???) Namun setelah memertimbangkan beberapa masukan dari rekan2, akhirnya disepakati rute kali ini menuju Pancanagara dengan melewati Jln. Bhayangkara – Cipocok – BLKI Sempu – Pengadilan Tinggi Negeri belok kanan. Sesaat sebelum kita start ternyata Seksi acara berpamitan untuk tidak ikut ngegowes kali ini, dikarenakan anaknya sedang sakit panas. Semoga anaknya cepet sembuh ya Om .....!!!

Sesampai di BLKI Sempu, 2 personil baru teman Om Iyan mengundurkan diri, mungkin mereka belum pedhe mendengar pembicaraan rekan2 yang rencana pulang dari Pancanagara akan melalui daerah Cilowong. Di pertigaan belakang Pengadilan Tinggi Banten, kita sempat berpikir mau ambil kanan atau kiri, setelah tanya ke seorang pengendara motor disarankan ke kanan, ternyata muncul di jalan raya Tembong tepatnya di kampung Sindangheula.

Selama perjalanan, sempat terjadi 2 kali insiden kecil. Pertama terjadi di tanjakan setelah jembatan Pancanagara. Saya yang sedang berusaha mengejar dari sisi kiri PakYusman tidak mendapatkan jalan dan nyerusuk masuk ke semak rumput ilalang, gubrraaakkkk............wow jatuh deh..!!! Pak Yusman yang terus menguji ketangguhan saya dengan ledekannya, hanya tertawa dan sekedar basa-basi menolong. Habis yang jatuh ternyata juga malah ketawa-ketawa ya pak ......!!!.

Insiden kedua terjadi di tanjakan jalan bebatuan wilayah Sayar. Masih melibatkan saya juga. Saya hampir jatuh karena salah oper gear saat mau melahap tanjakan bebatuan (.......ihik...ihik alasan nih) dan sudah minta ditopang mBah Darno, ehhh..... malah ditambahin lagi sama mas Dodo Cosmic yang berbadan gedhe plus Cosmic putihnya, Lha......Jadilah kami bertiga jatuh berhimpitan. Terdengar teriakan, ”Pak Danar jatuh lagi.....Pak Danar jatuh lagi !!!” Eh, mustinya ditolong, malah diteriakain. Meski sudah jatuh 2 kali, namun alhamdulillah tidak ada yang cedera.

Perjalanan dilanjutkan ke arah Cilowong, melewati jalan yang biasa dilalui sepulang dari rumah hutan Cidampit. Di jalan ini, kami sempat berpapasan dengan seorang pesepeda yang sendirian entah mau kemana. Kami hanya ber-say hello lewat bel sepeda dan lambaian tangan saja. Setelah melahap tanjakan sepanjang 2 km-an, akhirnya sampailah kami di simpangan Jln. TAKARI di atas Cilowong. Di sini kita beristirahat cukup lama sambil menunggu sweeper sejati kita Pak Dudi.

Setelah dia muncul di pemberhentian ini sekitar pukul 11.00 WIB dan cukup beristirahat, Pak Dodo Cosmic dan Pak Yuyup yang sepedanya baru saja di up-grade roda dan fork depannya lengkap, minta ijin untuk jalan duluan. OK-lah pak....selamat jalan...hati2 di jalan dan sampai ketemu lagi minggu depan ya........ Ditunggu di pelataran stadion Maulana Yusuf.

Teh botol dan semilirnya angin membuat badan cepat seger kembali. Maka, sekitar pukul 11.30 WIB, kita start kembali untuk melanjutkan perjalanan melalui turunan Cilowong – Jln. TAKARI – BRIMOB. Di sini, budaya baru rekan2 goweser menikmati jalanan turun yang beraspal mulus dengan kebut-kebutan ala The Doctor Rossi dkk. diperagakan. Maka, dalam waktu kurang dari 20 menit, rombongan sudah sampai di perempatan BRIMOB. Ck..ck...ck...lllluuaaarrrbiiiaaasaaa.............!!!!

Terakhir, sebelum pulang, tinggal tersisa 8 orang dari kami karena sebagian yang lain sudah memisahkan diri. Kami dijamu dengan bakso dan teh botol di Warung Bakso GL Kaujon oleh Pak Bayu. Terimakasih Pak ........ Jangan kapok ya!!! Dari sini, kami berpisah untuk pulang ke rumah masing-masing. Sampai jumpa ..........Salam gowes!!!!

(Om Danar)


2 comments:

mars said...

1st
Syukur deh, insiden ga ada korban.
Gitu tuh kalo dah pd jago, kebut-kebutan...
Ngunpul di stadion lebih asyik kayaknya...

CoKlat@Chelski said...

Good posting....
Selamat wat om danar...semoga penulisannya terus berkembang.....

Post a Comment

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons