Monday, December 26, 2011

NAPAK TILAS GUNUNG KUPAK


Tidak kalah dengan formasi Pandawa Lima minggu sebelumnya, hari Sabtu tanggal 24 Desember 2011 kemarin, Pandawa Lima rasa baru kembali beraksi gowes ke Gunung Sari. Hanya Om Didit anggota yang bertahan. Sisanya, ada Omiyan, Om Yopie, Om Opick, dan Om Flash. Om Opick kali ini mengaku sebagai Bima. Padahal, menurut saya, dia lebih tepat sebagai Nakula-Sadewa bersama saya tentunya, kalau dilihat dari bentuk perut, hahaha.....

Perjalanan kali rencananya akan mencari duren di Gunung Sari, tapi sebelumnya kami akan lewat Tembong, Pabuaran, kemudian perkebunan karet Gunung Kupak. Haduh, mau cari duren saja susah amat. Sebelumnya, kami sempat berpose menggunakan jersi timnas MTB Indonesia untuk Olympiade 2014 di negara antah-berantah karena olympiade terdekat akan dilakukan tahun 2012, hahaha....
Jalan Raya Palka yang biasanya menyegarkan, beberapa bulan terakhir penuh dengan polusi udara di saat kering karena sisa-sisa pasir dari penambangan pasir sedot. Pasir yang masih basah juga sudah dengan sukses menghancurkan infrastruktur jalan raya di beberapa bagian. Di saat musim hujan, sudah dipastikan jalanan menjadi becek dan licin. Bravo untuk bisnis ini dan penanggulangan Amdal-nya!
Setelah tanjakan yang terasa sedikit menyiksa ke arah Pabuaran –bagaimana tidak, di saat kita ngos-ngosan menghirup oksigen, partikel-partikel polusi ikut tersedot dengan bebasnya- seperti biasa, kami disegarkan dengan teh manis di warung langganan di pertigaan seberang SMP Pabuaran. Kami telah naik dari ketinggian 65m dpl di Alun-Alun Selatan sampai ke 269m dpl di pertigaan itu, dengan kecepatan rata-rata hanya 14,6 km/j. Seperti lomba lambat saja.
Dilanjutkan ke arah Gunung Sari, kami mendapat turunan yang melegakan walau cuma 2 km saja. Tapi anehnya, Om Didit malah ingin difoto dulu, padahal kami sedang asyik-asyiknya ngegelosor. Pemandangan di sana memang indah, dengan latar belakang pesawahan yang hijau. Sayang, Gunung Karang tidak tampak di latar belakang karena tertutup kabut.
Memasuki perkebunan karet Gunung Kupak, dengan karakteristik trek makadam, kami disambut gonggongan anjing pemburu babi hutan. "Emang lu kira kami celeng, Jing....Jing... " Sempat keder juga digonggong seperti itu. Hanya Om Yopie yang tetap tampil percaya diri melewatinya dengan santai. Ia sepertinya berprinsip 'anjing menggonggong, kafilah berlalu', dalam artian denotatif. Untunglah para tuan mereka menolong kami mengusir anjing-anjing itu, hahaha.... Di sini masih sangat asri. Dengan kekayaan oksigen dan barisan pohon karet yang teratur, sangat memanjakan pernafasan dan mata kita. Kami pun berpose sejenak, tentunya sambil rehat.
Kami mencapai titik tertinggi perjalanan kali ini yaitu sekitar 343 m dpl di kawasan perkebunan karet Gunung Kupak ini, setelah sekitar 23 km dari tikum. Kembali memasuki jalan raya Gunung Sari, kami sempat mencari duren ke kebun di sekitar situ, tetapi tampaknya masih terlalu muda. Jadilah kami mencari di pinggiran jalan yang menyediakan duren setempat maupun duren Lampung! Makan duren kami ditemani dengan kopi pahit.
Setelah beres, kami lanjutkan perjalanan pulang menikmati turunan Cilowong yang fenomel itu. Kecepatan maksimal kami di sini mencapai 47 km/j. Tanjakan-tanjakan sebelumnya seakan hilang begitu saja. Alhamdulillah. Alhasil, sekitar 45,05 km kami tempuh hari itu dengan waktu gowes efektif sekitar 3,5 jam. Waktu total sih sekitar 5,5 jam karena ditambah waktu rehat, foto-foto, dan makan duren, hehehe....

8 comments:

[mars] said...

duh ada pandawa lima tandingan nih
btw...nakula n' sadewa nya pas banget tuh

Anonymous said...

Trimakasih Om. memang perjalannya yang menyenangkan...

bungaliani said...

Keren euy liputannya ... komo lihat Jersey Team Indoensia hehehe

[mars] said...

tim nas lg pelatnas di gn kupak ya

Anonymous said...

om admin GPSnya tampilkan dong disini... hatur nuhun.

sepedaan said...

Kan susah mau sapa yg komen.
Jk pake anonymous, tulis nama dong

Report GPS, akan kami usahakan.

fLash said...

Durennya masih kurang..............

chelski said...

lampung...lampung...lampung....

Post a Comment

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons