Thursday, April 19, 2012

GOWES BARENG KE RUMAH HUTAN CIDAMPIT BERSAMA KAV. C1, JAKARTA

Untuk kali ke sekian, SXC2 kembali mengadakan gowes bareng dengan komunitas lain. Kali ini, bersama rombongan dari bilangan Jalan Panjang, Kebon Jeruk, Jakarta Barat yang menamakan dirinya Kav. C1 yang berkekuatan 15 orang, kami akan menuju trek Cidampit sampai ke Rumah Hutan dan kembali ke Serang melalui Kp. Tongleng di Desa Pancanagara, kemudian menyeberangi Kali Banten. Sudah beberapa kali kami mengeksplorasi trek ini bersama komunitas goweser lain, seperti bersama Kapolda Banten dan jajarannya, Robek Bekasi, Genjot Pajak (GP), Koskas Jakarta Selatan, dan lain-lain. Rombongan Kav. C1 sendiri terdiri dari goweser cabutan dari beberapa komunitas dipimpin oleh Om Richard.

Di lain pihak, SXC2 kali ini digawangi oleh 11 goweser yang berkategori 4L alias “Lu Lagi Lu Lagi”, yaitu Om Dono, Om Agus, Om Opik, Om Pri, Omars, Om Didit, Om Agung, Om Ras (apa kabar, Om?), Om Vito, Om Yopie, dan saya sendiri, Flash.
Untuk menghemat waktu, rombongan dievakuasi terlebih dahulu ke Paninjoan untuk memulai
gowes dari sana menuju ke Kp. Pereng sambil melakukan pemanasan. Di pertigaan Gunung Sari, sudah bersiap Om Agung, Om Ras, dan Vito. Maksudnya sih, supaya tidak ada anggota rombongan yang bablas ke Gunung Sari. Namun, ternyata sweaper, Om Pri dan Om Opik keluar dari skenario. Mereka malah lewat jalan pintas. Jadilah ketiga orang tadi kebingungan, mengapa rombongan terakhir tidak juga datang. Untung sudah ada teknologi ponsel, jadinya gampanglah memanggil mereka untuk segera bergeser ke Kp. Pereng.
Memasuki trek makadam yang sebagian besar adalah turunan, mulai Kp. Pereng sampai dengan memasuki trek tunggal, tidak menjadi masalah buat teman-teman Kav. C1 . Demikian pula ketika melahap trek tunggal Cidampit. Kalau saya lihat, hal ini karena rombongan sudah makan asam garam di dunia pergowesan dengan didukung tunggangan yang baik.
Secara keseluruhan, trek tunggal Cidampit sangat bersahabat kali ini karena tidak terlalu basah sehingga memungkinkan sepeda-sepeda kami tetap digowes pada saat melahap tanjakan. Hambatan tampak pada hanya beberapa
goweser saja ketika tanjakan yang licin karena lumut dan bekas hujan beberapa hari sebelumnya. Di beberapa titik, karena trek seperti kubangan kerbau yang sepertinya basah abadi, terpaksa sepeda-sepeda kami tuntun. Belum lagi, ban-ban motor model tahu dari rombongan motor trail ikut andil merusakkan beberapa bagian trek Cidampit ini. Lumayan memberikan tantangan tersendiri bagi goweser.
Setelah menghirup segarnya oksigen yang jumlahnya tak terbatas yang disediakan hutan Cidampit, sekitar pukul 11.30, seluruh anggota rombongan tiba di Rumah Hutan. Kelapa muda sudah tersedia dan tentu saja maksi yang disiapkan oleh Om Didit, Seksi Pengembangan Usaha sekaligus Seksi Konsumsi, jabatan satu-satunya di SXC2 heheheh....., dengan salah satu menu andalannya, semur jengkol.
Sangat padat hari itu suasana di Rumah Hutan karena selain kami yang berkekuatan 26 orang, ada juga rombongan lain yang berisoma di sana, dari Komplek Permata dan Jasa Marga, Serang dan Lion Air dari Jakarta. Total hampir 200 orang
goweser menikmati sejuknya Rumah Hutan.
Perjalanan kembali ke Serang melalui Kp. Tongleng di Desa Pancanagara, Pabuaran dan kemudian menyeberangi Kali Banten. Trek tunggal yang mengarah ke sana berkarakteristik cepat sehingga sebetulnya kami bisa ngebut. Hanya sayang, karena sudah agak lelah, tidak secepat yang diinginkan. Yang jelas panas sudah sangat menyengat. Om-om dari Kav C1 yang biasa bermain di Nura dan TW yang suwejuk tampak kepanasan. Jangankan mereka, kami saja yang lahir dan besar di Serang, kepanasan juga hehehe…… Menjelang Kp. Tongleng, Pancanagara, jalan desa yang dahulu dilapisi aspal hotmix, sekarang berganti pasir kering berbatu-batu. Kerusakan masif jalan ini disebabkan oleh truk-truk berat pengangkut pasir basah yang baru ditambang di sana. Terbayang kalau baru hujan, pasti kondisi jalan akan berlapis lumpur. Luar biasa. Kata Om Yopie dengan bijak, sabar saja karena itulah risiko gowes MTB.
Sampai di Kali Banten sekitar 15 menit menjelang pukul 15. Omars seperti biasa nyebur ke sungai. Kalau anda dahulu pernah melewati kali ini, pasti terbayang air yang bersih dengan debit air yang deras akan kami lalui. Bayangan anda salah besar! Sekarang, air menjadi kotor karena limbah penambangan pasir dan tentu saja menjadi dangkal karena sedimentasi. Tapi ada yang tidak berubah, yaitu banyaknya anak-anak kampung di sini yang menawarkan jasa ojek (dorong) sepeda. Ya, kami memang harus menaiki tanjakan terjal setinggi 42 m sepanjang 338 m dalam kondisi lelah. Tidak mungkin digowes. Akhirnya, minta pertolongan anak-anak kampung setempat untuk mendorongkan sepeda.
Akhirnya kami menemukan lagi jalan berlapis aspal di Kp, Serut, di Jalan Raya Bongla. Perjalanan kami lanjutkan dan mampir sejenak ke rumah Om Tim di Kp. Tembong. Oh ya, sebagian anggota rombongan Kav. C1 memang teman-temannya Om Tim. Kami disuguhi es teh manis dan makanan ringan. Trims, Om Tim!
Tiba kembali di tikum menjelang ashar, anggota rombongan pun segera menyiapkan diri dan sepeda-sepeda mereka untuk kembali ke Jakarta. Sementara, kami SXC2 kembali ke rumah masing-masing. Semoga om-om menikmati perjalanan gowes kali ini.

Catatan statistik perjalanan kali adalah sebagai berikut:
TRIP ODOMETER 33,91 KM
MAX SPEED 47,1 KM/JAM
MOVING TIME 2:52 JAM
MOVING AVERAGE 11,7 KM/JAM
TOTALTIME 7:03 JAM
MAX ELEVATION 357 M
TOTAL ASCENT 438 M
CALORY BURNED 2564 KCAL.

Profil trek di Google Earth adalah sebagai berikut:


Profil Vertikal trek adalah sebagai berikut:

14 comments:

Vitz said...

keseluruhan pengawalan lancar tampa hambatan, om om dari Kav. C1 juga jago2 drop off di single track cidampit..

fLash said...

Om-om Kav C1 emang keren2,,,,terbukti ashar udah sampe tikum lagi.

omars said...

bener om, ini yg tercepat, rekor baru

Bagus98 said...

Ma ksih atas tuntunan om-om suhu padepokan rumah hutan cidampit.....dan terimaksih atas keramahtamahannya walau kami repotin ....semoga persahabatan kita berlanjut di event event selanjutnya

Chelski@CoKlat said...

for all tks...buat om bagus98 semoga tidak kapok....

Unknown said...

Tararengkyu oom2 SXC2.....
smoga gak kapok juga mandu kami next time...
lagi dirancang2 agenda ke gunung pinang, cilegon, baduy n trek2 lain di tanah Banten....
Genjot mang....... :)

omars said...

Terima kasih atas kunjungan temen2 Kav.C1.
Smoga berkesan dan menjadi pengalaman yg mengasyikan.

waras said...

Kapan2 main ke gunung malang anyer sodara...

omars said...

#waras : salam kenal dan salam gowes...daerah mana tuh om tepatnya.

waras said...

Salam kenal juga om. Desa sirih anyer. Tracknya lumayan insya allah ga mengecewakan

waras said...

Kapan2 main ke gunung malang anyer sodara...

omars said...

#waras: siap om, mohon panduannya nanti

ruddy's journal said...

Tgl 13 Aug 16 ... makasih dah di anter ama pak yopi dan teman2 SXC2 serang ke cidampit... luar biasa tanjakan nya.. hehe.. gak kapok.. pingin nyoba lagi kapan2... salam dari SAGA Permata Depok

ruddy's journal said...

Tgl 13 Aug 16 ... makasih dah di anter ama pak yopi dan teman2 SXC2 serang ke cidampit... luar biasa tanjakan nya.. hehe.. gak kapok.. pingin nyoba lagi kapan2... salam dari SAGA Permata Depok

Post a Comment

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons